Sekilas Tentang Atomic Heart dan Dunianya
Atomic Heart adalah game FPS sci-fi dari Mundfish yang langsung mencuri perhatian lewat dunia Soviet retro-futuristik yang aneh, indah, dan mengganggu. Berlatar di Uni Soviet versi alternatif tahun 1950-an, teknologi robot dan eksperimen ilmiah berkembang terlalu cepat hingga akhirnya lepas kendali. Pemain berperan sebagai Major Sergey Nechaev (P-3), seorang agen elit yang dikirim untuk menyelidiki fasilitas penelitian yang berubah menjadi zona bencana. Sejak awal, Atomic Heart menampilkan kontras tajam antara propaganda utopis dan realitas mengerikan di baliknya. Cerita disampaikan lewat dialog, lingkungan, dan kejadian aneh yang membuat pemain terus mempertanyakan siapa yang benar dan siapa yang dimanipulasi.
Gameplay FPS dengan Elemen RPG dan Eksperimen
Gameplay Atomic Heart menggabungkan tembak-menembak intens dengan elemen RPG ringan dan kemampuan khusus. Pemain tidak hanya mengandalkan senjata api, tetapi juga Polimer Glove, alat multifungsi yang memberi kekuatan seperti telekinesis, listrik, dan pembekuan. Kombinasi senjata dan kemampuan mendorong eksperimen gaya bermain, meski fokus utama tetap pada aksi agresif. Pertarungan terasa brutal, menuntut manajemen resource dan timing yang tepat. Atomic Heart lebih condong ke aksi dibanding immersive sim, tetapi tetap memberi ruang bagi pemain untuk menyesuaikan pendekatan bertarung sesuai preferensi.
Desain Dunia dan Atmosfer Distopia
Dunia Atomic Heart adalah salah satu kekuatan terbesarnya. Lingkungan terbuka dan fasilitas tertutup dipenuhi patung raksasa, robot penari, laboratorium grotesk, dan arsitektur Soviet yang megah. Atmosfernya terasa tidak nyaman namun memikat, seolah dunia ini terus memamerkan keindahan sambil menyembunyikan horor di baliknya. Musik klasik yang dipadukan dengan nuansa elektronik modern memperkuat kesan aneh dan surealis. Eksplorasi dunia terasa seperti menyusuri museum propaganda yang telah membusuk, menjadikan Atomic Heart pengalaman visual dan atmosferik yang sangat khas.
Cerita, Dialog, dan Kontroversi
Atomic Heart bukan tanpa kontroversi, terutama terkait dialog karakter utama dan penyampaian cerita yang terasa kasar dan ambigu. Namun di balik itu, game ini mengangkat tema berat tentang kekuasaan, kontrol negara, dan harga kemajuan teknologi. Ceritanya penuh simbolisme dan tidak selalu jelas, memaksa pemain menyusun sendiri makna dari kejadian yang dialami. Pendekatan ini mungkin tidak cocok untuk semua orang, tetapi bagi pemain yang menikmati narasi abstrak dan tidak hitam-putih, Atomic Heart menawarkan diskusi menarik jauh setelah game RAJA99 selesai.
Kesimpulan: Ambisi Besar dengan Identitas Kuat
Atomic Heart adalah game ambisius, berani, dan sangat unik, meski tidak sempurna. Dengan dunia yang kuat secara visual, atmosfer distopia yang konsisten, dan gameplay FPS solid, game ini berhasil membangun identitas sendiri di tengah genre sci-fi. Atomic Heart cocok untuk pemain yang menyukai dunia aneh, cerita eksperimental, dan pengalaman yang tidak takut tampil berbeda. Sebuah debut yang meninggalkan kesan kuat dan membuka potensi besar untuk masa depan.