Dunia Pulau Terkutuk yang Suram
Salt and Sanctuary menempatkan pemain di sebuah pulau misterius yang dipenuhi makhluk mengerikan, kultus aneh, dan reruntuhan peradaban. Sejak awal permainan, nuansa suram langsung terasa kuat melalui desain lingkungan yang gelap dan tidak bersahabat. Dunia disusun secara metroidvania, dengan banyak jalur bercabang, area tersembunyi, dan pintasan yang saling terhubung. Eksplorasi terasa berbahaya karena musuh bisa muncul kapan saja dan menghukum kesalahan kecil. Tidak ada peta yang jelas, sehingga pemain dipaksa menghafal lingkungan atau mengambil risiko tersesat. Pendekatan ini menciptakan rasa tegang dan isolasi yang konsisten, membuat dunia Salt and Sanctuary terasa kejam namun menarik untuk dijelajahi.
Combat Soulslike dalam Format 2D
Sebagai game 2D, Salt and Sanctuary berhasil menerjemahkan esensi soulslike dengan sangat baik. Pertarungan menekankan stamina, timing, dan kesabaran. Setiap serangan, dodge, dan blok harus diperhitungkan dengan matang. Musuh biasa pun bisa mematikan jika diremehkan, sementara boss fight dirancang brutal dan menguji mental pemain. Variasi senjata cukup luas, mulai dari pedang ringan hingga palu besar, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Combat terasa berat dan tidak memaafkan, namun justru itulah daya tarik utamanya. Kemenangan memberikan kepuasan besar karena benar-benar hasil dari pemahaman mekanik dan pola musuh.
Sistem RPG dan Progress Karakter
Salt and Sanctuary memiliki sistem RPG mendalam yang memungkinkan pemain membentuk karakter sesuai gaya bermain. Skill tree yang luas memberikan kebebasan dalam memilih fokus build, baik itu kekuatan fisik, magic, atau hybrid. Pemain RAJA99 juga dapat memilih creed, semacam sistem kepercayaan yang memengaruhi gameplay dan hubungan dengan NPC. Sistem ini menambah lapisan strategi dan replay value. Namun, kompleksitasnya bisa terasa membingungkan bagi pemain baru, terutama tanpa tutorial yang jelas. Meski begitu, bagi pemain yang menyukai eksperimen build dan progres karakter jangka panjang, sistem ini menjadi salah satu kekuatan utama Salt and Sanctuary.
Visual Gelap dan Musik Atmosferik
Secara visual, Salt and Sanctuary menggunakan gaya 2D hand-drawn dengan dominasi warna gelap dan kusam. Desain karakter dan musuh terlihat menyeramkan, meski detailnya tidak selalu halus. Animasi cenderung kaku, namun masih cukup mendukung pertarungan. Musik latar berperan penting dalam membangun atmosfer, sering kali terdengar muram dan menekan. Kombinasi visual dan audio menciptakan suasana putus asa yang konsisten sepanjang permainan. Presentasi ini mungkin tidak menarik bagi semua orang, tetapi sangat cocok dengan tema dunia yang kejam dan tanpa harapan.
Kelebihan dan Kekurangan Salt and Sanctuary
Kelebihan Salt and Sanctuary terletak pada keberhasilannya membawa pengalaman soulslike ke format 2D dengan tingkat kesulitan tinggi dan sistem RPG dalam. Dunia yang gelap dan interconnected memberikan rasa eksplorasi yang kuat. Namun, kontrol yang terasa kaku, visual yang kurang halus, serta minimnya panduan bisa menjadi penghalang bagi pemain kasual. Game ini jelas tidak ditujukan untuk semua orang, tetapi bagi penggemar soulslike yang haus tantangan, Salt and Sanctuary adalah pengalaman yang solid dan memuaskan.